REALITANEWS.NET, GORONTALO UTARA* – Aksi penyelundupan bahan kimia berbahaya jenis sianida dari Filipina ke Gorontalo tampaknya kian merajalela. Di tengah upaya polisi memburu pelaku kasus Motihelumo (Sumalata), publik Gorontalo Utara kembali dikejutkan dengan penangkapan dua kapal yang diduga memuat barang haram serupa di perbatasan perairan Tolinggula dan Paleleh, Sulawesi Tengah, Kamis (21/5/2026).
Ketua Pokmaswas Dionumo, Acon Pou, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan oleh anggota Polairud yang bersiaga di wilayah perbatasan tersebut.
Tadi sekitar jam tiga sore kembali tertangkap dua kapal Filipina di perbatasan Paleleh-Tolinggula,” ungkap Acon kepada awak realitanews.net
Informasi sementara yang dihimpun menyatakan sempat terjadi tarik-menarik antara petugas Polairud Polda Gorontalo dan Sulawesi Tengah. Kedua belah pihak saling mengklaim bahwa posisi kapal tangkapan berada di dalam wilayah hukum mereka masing-masing.
Benarkah (ada) Keterlibatan “Mr. X”?*
Satu pertanyaan besar yang kini muncul di tengah publik,”Mungkinkah kedua kapal ini kembali didatangkan oleh “Mr. X”? Sosok misterius tersebut hingga kini memang belum terungkap dan masih menjadi teka-teki dalam kasus penyelundupan di Motihelumo sebelumnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi ataupun rilis resmi dari DitPolairud Polda Gorontalo mengenai detail penangkapan maupun dugaan keterkaitan aktor di balik penyelundupan tersebut. *(RN)*















