GORONTALO UTARA – Desakan publik untuk menutup sementara operasional SPPG Popalo kian menguat. Setelah Aktivis menyerukan penutupan sementara SPPG ini, kini Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kabupaten Gorontalo Utara, salah satu organisasi dibawah naungan Partai Gerindra menyerukan hal yang sama.
Tidar mendesak Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) setempat untuk segera melakukan evaluasi serta menutup sementara operasional Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Popalo. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan mengenai pelanggaran berulang terkait standar operasional, keamanan pangan, dan ketentuan teknis yang berlaku.
Ketua PC TIDAR Gorontalo Utara, Febriyan Mohu, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pelaksanaan program harus dijalankan secara profesional, transparan, dan mengutamakan keselamatan para penerima manfaat.
“Kami mendukung penuh program MBG. Namun, jika ditemukan indikasi pelanggaran terhadap standar pelayanan, maka perlu dilakukan evaluasi dan penutupan sementara. Hal ini dilakukan sampai seluruh persyaratan dipenuhi demi menjaga kualitas program serta menjamin keselamatan penerima manfaat,” ujar Febriyan Mohu dalam keterangan resminya.
Permintaan evaluasi ini selaras dengan langkah pengawasan yang selama ini dilakukan oleh Satgas MBG dan pemerintah daerah terhadap sejumlah SPPG. Evaluasi difokuskan pada aspek-aspek krusial, seperti standar sanitasi, pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta keamanan pangan secara menyeluruh.
PC TIDAR Gorontalo Utara berharap seluruh penyelenggara SPPG di wilayah tersebut dapat patuh pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kepatuhan ini dinilai krusial agar program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang maksimal bagi masyarakat.
“Keselamatan, kualitas makanan, dan keberlangsungan program harus menjadi prioritas utama. Evaluasi yang objektif dan menyeluruh adalah langkah terbaik untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis,” tutup Febriyan.
Sementara itu, Satgas MBG Kabupaten Gorontalo Utara, Helmi Potutu mengaskan bahwa seruan untuk penutupan sementara SPPG Popalo ini akan segera di komunikasikan dengan Satgas MBG Propinsi. Karena kewenangan itu ada di tangan mereka.
“Kami akan segera komunikasikan hal ini dengan Satgas MBG Propinsi Gorontalo,’kata Helmi dengan tegas.
Apapun alasannya, Satgas MBG Kabupaten Gorontalo Utara di tuntut untuk segera menindaklanjuti seruan publik dan organisasi ini untuk menghindari adanya dugaan adanya conflik of interest dalam permasalahan Yayasan pengelola SPPG Popalo. ***(at/rn)













