Lakukan Revitalisasi Pasca Banjir, Thariq Bersinergi Dengan Lembaga Yang Berkompoten

Bupati Apresiasi Semua Komponen Yang Telah Bersinergi.

GORONTALO UTARA, REALITANEWS.NET – Memasuki hari kelima pasca bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Biau, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gorontalo Utara mulai mengalihkan fokus dari fase tanggap darurat menuju tahap revitalisasi dan rehabilitasi. Langkah ini diambil untuk memastikan pemulihan sektor vital bagi masyarakat terdampak dapat berjalan cepat dan terukur.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menegaskan bahwa Pemda berkomitmen melakukan proses pemulihan secara menyeluruh. Fokus utama tidak hanya pada pembersihan lingkungan, tetapi juga perbaikan infrastruktur fisik yang rusak serta restorasi ekonomi dan sosial masyarakat.

“Tujuannya tidak sekadar mengembalikan kondisi ke titik awal, melainkan membangun kembali lingkungan yang lebih aman, tahan bencana, dan berfungsi optimal bagi masyarakat,” ujar Thariq saat dikonfirmasi, Minggu (31/05/2026).

Untuk mempercepat proses tersebut, Thariq menjelaskan bahwa Pemda Gorontalo Utara telah membangun koordinasi intensif dengan berbagai lembaga vertikal. Saat ini, prioritas pengerjaan di lapangan difokuskan pada penanganan infrastruktur kritis.

Tanggul Didingga yang jebol kini tengah di perbaiki (foto : istimewa)

“Beberapa unit alat berat, termasuk ekskavator, kini tengah melakukan pengerukan sedimen tanah dan lumpur yang mengendap di lingkungan pemukiman warga. Selain itu, kami juga tengah melakukan revitalisasi tanggul yang jebol, normalisasi Sungai Didingga, serta perbaikan intake pipa penyediaan air bersih,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thariq menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi sejak hari pertama bencana hingga masa pemulihan saat ini.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Balai Wilayah Sungai, Badan Gizi Nasional, jajaran TNI dan Polri, serta pihak perusahaan swasta dan pelaku usaha di Gorontalo Utara. Sinergi yang terbangun sangat membantu penanganan bencana yang melanda lima desa di Kecamatan Biau,” tutup Thariq.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan di lapangan bersama masyarakat masih terus bekerja melakukan pembersihan material sisa banjir di sejumlah titik pemukiman. Diharapkan dengan sinergi berbagai pihak, aktivitas masyarakat di Kecamatan Biau dapat segera kembali normal dalam waktu dekat.***(rn/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *