Diburu Di Gorontalo, LP Pasok Sianida di Paleleh?

Dalam atraksi penangkapan 2 kapal Filipina, Ko'Lexi berada di tempat kejadian

Gambar ilustrasi (sumber AI)

*REALITANEWS, GORONTALO UTARA* – Direktorat Polisi Air dan Udara (DitPolairud) Polda Gorontalo kembali memperlihatkan kesigapan dan profesionalitasnya dalam menjaga stabilitas perairan dari aktivitas ilegal. Komitmen ini dibuktikan lewat penindakan tegas terhadap upaya penyelundupan bahan kimia berbahaya jenis Sianida di wilayah perbatasan.

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, aparat Polairud tercatat sudah tiga kali menggagalkan penyelundupan dan mengamankan kapal jenis panboat asal Filipina. Diperkirakan puluhan ton barang haram tersebut tengah beredar di kawasan Gorontalo, sementara yang berhasil disita petugas sejauh ini mencapai 116 karung atau setara dengan 5.8 ton.

Aktivitas para penyelundup ini kembali terendus pada Kamis (21/05/2026) di perbatasan perairan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara dan Paleleh, Sulawesi Tengah.

Melihat adanya pergerakan yang mencurigakan sekira pukul 08.00 WITA, aparat Polairud Polda Gorontalo yang bertugas di Pos Penjagaan Tolinggula langsung melakukan pengejaran secara intensif hingga ke area Tanjung Lilito, Paleleh. Meskipun target telah memasuki perairan tetangga, pengejaran tetap dilakukan karena kedua kapal penyelundup tersebut sebelumnya sempat melintasi wilayah perairan Gorontalo.

Seorang nelayan tradisional setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, memberikan kesaksian kepada awak media ini bahwa dirinya melihat langsung aksi kejar-kejaran di laut tersebut.

“Dorang dapa di tanjung Lilito, dorang sementara bongkar muatan disitu, sementara ada kase baku salin ke perahu. Baru so datang kamari bodi basar sadiki, ada Ko’ Lexi disitu olo,” ungkap nelayan tersebut dengan logat khas daerah.
(Artinya: Mereka terkejar di Tanjung Lilito (Paleleh) saat sedang membongkar muatan dan memindahkannya ke sebuah perahu. Lalu datang sebuah perahu motor yang agak besar, dan di situ terlihat ada Ko’ Lexi juga).

Nelayan tersebut menambahkan bahwa situasi di lokasi sempat menegang, namun ia enggan membeberkan lebih detail karena faktor keselamatan.

“Pokonya bo mo bekeng tako pak, ada yang terjadi disitu bo saya tako mo bilang kamari,” ujarnya ketakutan sambil bergegas meninggalkan awak media *RealitaNews*.
(Artinya: Pokoknya situasinya menakutkan pak. Ada insiden yang terjadi di sana, hanya saja saya takut untuk menceritakannya kepada bapak).

Berdasarkan informasi dan kesaksian warga tersebut, sosok Ko’ Lexi alias LP yang kini tengah diburu oleh Penyidik Ditpolairud Polda Gorontalo terkait kasus penyelundupan sianida, diduga kuat sedang berada di wilayah Paleleh, Sulawesi Tengah untuk mengamankan pasokan barang tersebut.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada DirPolairud Polda Gorontalo, Kapolsek Paleleh, serta Anggota Penegakan Hukum (Gakkum) DitPolairud Polda Sulawesi Tengah guna mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kasus ini. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *