GORONTALO UTARA – Realitanews, -Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui asupan nutrisi mulai menyentuh lini akar rumput. Hari ini, Senin (11/05/2026), Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tolango resmi beroperasi. Peresmian yang dipusatkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Alkhairaat Tolango ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara.
Jangkauan Layanan dan Sinergi Operasional
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah ini dikelola oleh SPPG Tolango yang bekerja sama dengan Yayasan Dhenia Ghania Berkah. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pilar kesehatan bagi generasi muda, khusunya anak didik.
Penanggung Jawab SPPG Tolango sekaligus Mitra Badan Gizi Nasional, Asnawi Yasin, menjelaskan bahwa unit ini memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan distribusi gizi yang merata.
“SPPG Tolango akan melayani sebanyak 1.062 anak didik. Jangkauan kami mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA yang ada di wilayah Tolango, Kecamatan Anggrek,” ujar Asnawi kepada awak Realita News.
Edukasi Gizi dan Respon Siswa
Pengoperasian perdana ini disambut antusias oleh para siswa. Selain mendapatkan asupan makanan sehat sesuai standar gizi, para siswa juga diajak berinteraksi melalui lembar testimoni untuk memberikan masukan terhadap layanan yang mereka terima.
Menariknya, salah satu pesan jujur dari siswa menarik perhatian petugas. Dalam secarik kertas, seorang siswa menuliskan: “Terima kasih MBG-nya untuk hari ini ya? Kalau boleh besok pakai buah durian.”
Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya sekadar memberi makan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan ruang aspirasi bagi anak didik mengenai pola konsumsi mereka.
Pemberdayaan Sumber Daya Lokal
Lebih lanjut, Asnawi menegaskan bahwa SPPG Tolango tidak hanya fokus pada output makanan, tetapi juga pada dampak ekonomi sirkular. Pihaknya berkomitmen untuk memberdayakan seluruh sumber daya yang ada di Desa Tolango dan Kabupaten Gorontalo Utara secara umum, seperti :
Optimalisasi Bahan Baku: Mengutamakan hasil tani dan produk lokal.
Pemberdayaan Tenaga Kerja: Melibatkan masyarakat sekitar dalam proses operasional.
Standarisasi Mutu: Memastikan setiap kalori yang masuk ke tubuh siswa memenuhi standar kesehatan nasional.
Dengan beroperasinya SPPG Tolango, diharapkan angka kecukupan gizi siswa di Kecamatan Anggrek dapat meningkat secara signifikan, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi bagi warga sekitar melalui rantai pasok bahan makanan bergizi***(AT)















