“Gagasan yang Lebih Modern dan Membumi, Abdullah Diko Kandidat Potensial Gawangi DPC PKB Pohuwato”

Abdullah Diko saat menyerahkan Hasil Ujian kepada Tim UKK DPP PKB. (Foto : Adel)

Gorontalo-Realitanews. -Situasi Uji Kelayakan dan Kompotensi Calon Ketua DPC Pohuwato, adalah sesi yang paling seru diantara Kabupaten lainnya. Hal ini disebabkan oleh karena Partai besutan Gus Dur ini adalah salah satu Partai Pemenang Pemilihan umum di daerah tersebut sejak masa Pemilu 2014 sampai dengan 2024. Sehingga tanggung jawab ini sudah pasti akan terletak pada pundak siapa yang akan menjadi Ketua DPC Pohuwato pasca kepemimpinan Idris Kadji.

Abdullah Diko, salah satu dari 7 nama kandidat Calon Ketua DPC Pohuwato yang mengikuti UKK yang di gelar oleh DPP PKB hari ini, Kamis (07/05/2026) menjadi pusat perhatian sebab banyak kalangan yang menggadang dirinyalah yang cocok menggawangi DPC PKB Pohuwato untuk masa periode 2026-2031.

Betapa tidak, kemenangan Abdullah Diko dalam Pemilu legislatif di daerah pemilihannya bukan sekadar pencapaian angka, melainkan mandat nyata bagi dirinya untuk menakhodai DPC PKB Pohuwato. Sebagai politisi muda yang kini memasuki periode ketiga di parlemen, Diko tidak hanya membawa ambisi, tetapi juga rekam jejak yang solid.

Menjawab Tantangan dengan Nyali, Bukan Sekadar Teori

Banyak pihak menilai kursi Ketua DPC PKB Pohuwato adalah posisi panas. Tantangannya tidak main-main: mempertahankan tradisi Fraksi Utuh yang telah terjaga sejak Pemilu 2014, sekaligus mengembalikan posisi PKB di kursi Pimpinan DPRD.

Namun, bagi Diko, rekam jejak sejarah ini bukanlah beban yang menghimpit, melainkan bahan bakar perjuangan. Baginya, mempertahankan eksistensi adalah standar minimum; target sebenarnya adalah ekspansi.

Strategi dan Optimisme Mantan Sekretaris DPW

Pengalaman Diko sebagai Sekretaris DPW PKB Gorontalo di masa kepemimpinan Nihayatul Wafiroh menjadi modal strategis. Ia memahami anatomi partai dan peta politik lokal secara mendalam. Optimisme Diko berakar pada realitas lapangan, bukan sekadar angan-angan:

  • Konsolidasi Total: Mengubah kemenangan personal menjadi energi kolektif partai.

  • Melampaui Kursi Legislatif: Fokus Diko tidak lagi berhenti pada perolehan kursi DPRD.

  • Target Eksekutif: Sasaran besarnya adalah merebut Pucuk Pimpinan Pemerintahan Daerah pada Pilkada mendatang.

Masa Depan PKB di Bumi Panua

Abdullah Diko sedang membawa pesan yang jelas: PKB di Pohuwato tidak boleh hanya menjadi pelengkap. Di bawah kepemimpinannya nanti, PKB diproyeksikan bertransformasi menjadi kekuatan utama yang menentukan arah kebijakan di Bumi Panua.

Politik adalah pengabdian yang berkelanjutan. Kejayaan PKB bukan hanya tentang mempertahankan apa yang ada, tapi tentang merebut masa depan dan memimpin perubahan.”tandas Abdullah Diko.***(at/rn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *