GORONTALO, RealitaNews.net – Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif menjelang tahapan demokrasi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan silaturrahim dan konsolidasi demokrasi ke Kantor DPW PKB Provinsi Gorontalo, Kamis (07/05/2026).
Kedatangan rombongan Bawaslu disambut langsung oleh Ketua DPW PKB Gorontalo, Mohamad Dzikyan, bersama jajaran pengurus, Ketua Dewan Syuro, serta Ketua DPC PKB se-Provinsi Gorontalo di aula kantor partai.
Dorong Transparansi dan Digitalisasi Pengawasan
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPW PKB Gorontalo yang akrab disapa Gus Yayan, memaparkan kesiapan administratif partainya. Ia menjelaskan bahwa seluruh informasi mengenai struktur DPW hingga DPC PKB di Gorontalo telah terintegrasi secara nasional.
“Informasi menyeluruh tentang DPW PKB Gorontalo hingga tingkat DPC dapat diakses secara transparan melalui sistem internal yang dibangun partai secara nasional,” ujar Gus Yayan.
Lebih lanjut, Gus Yayan memberikan masukan strategis kepada Bawaslu agar menciptakan inovasi digital yang memudahkan partai politik dalam berkoordinasi. Ia berharap Bawaslu menyediakan aplikasi khusus yang dapat diakses cepat oleh parpol saat menjalankan aktivitas lapangan guna meminimalisir potensi pelanggaran.
Inovasi Bawaslu: Kampung Pengawasan dan Podcast “Buheli”
Menanggapi hal tersebut, Komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo, Fajrin Arsad, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memperluas jangkauan sosialisasi dan pengawasan. Salah satu langkah konkretnya adalah pembentukan Kampung Pengawasan Partisipatif di semua tingkatan.
“Kami ingin melibatkan masyarakat secara aktif. Selain itu, di bidang kehumasan, Bawaslu kini memiliki Podcast Baawaslu Hulondhalo Edukasi Pemilih (Buheli) sebagai sarana sosialisasi program kerja secara menyeluruh dan komprehensif kepada publik,” jelas Fajrin.
Kehadiran Komisioner Lengkap Pertemuan konsolidasi ini berlangsung dalam suasana hangat namun formal. Selain Fajrin Arsad, tampak hadir sejumlah komisioner Bawaslu Provinsi Gorontalo lainnya, yakni John Purba, Wahyudin Akili, dan Lismawi Ibrahim.
Kehadiran jajaran pimpinan Bawaslu dan pengurus inti PKB Gorontalo ini menandai komitmen bersama antara penyelenggara pengawasan dan peserta pemilu untuk menjaga integritas demokrasi di Bumi Serambi Madinah.***(st/rn)
















